MADIUN, madiunpunyakita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan volume penumpang selama periode libur panjang cuti bersama Hari Raya Imlek 2577 Kongzili. Hingga Senin (16/2/2026) siang, puluhan ribu pelanggan memadati sejumlah stasiun di wilayah Daop 7.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan, selama periode Jumat (13/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), tercatat sebanyak 38.148 penumpang tiba di berbagai stasiun kereta api jarak jauh di wilayah Daop 7.
“Puncak okupansi kedatangan tertinggi terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan jumlah mencapai 10.873 penumpang yang turun di wilayah kami,” ujar Tohari.
Sementara itu, untuk arus keberangkatan pada periode yang sama, tercatat sebanyak 34.421 penumpang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun.
Adapun rincian volume penumpang di tiga stasiun besar selama 13–17 Februari 2026 sebagai berikut: Stasiun Madiun: 13.484 penumpang datang dan 12.437 penumpang berangkat. Stasiun Kediri: 4.764 penumpang datang dan 4.308 penumpang berangkat. Stasiun Blitar: 2.945 penumpang datang dan 3.478 penumpang berangkat.
Menurut Tohari, peningkatan volume penumpang ini dipengaruhi momentum libur panjang Imlek, selain faktor keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terus dijaga.
Atraksi Barongsai Meriahkan Stasiun Madiun
Untuk menyemarakkan Hari Raya Imlek, Daop 7 Madiun menyiapkan rangkaian acara khusus di Stasiun Madiun pada Selasa (17/2/2026) mulai pukul 07.30 WIB.
Penumpang akan disuguhi atraksi barongsai di area stasiun, pembagian bingkisan berupa jeruk, bakpao, dan kue keranjang. Selain itu, tersedia program khusus “Petik Angpao” dan “Fortune Seat” bagi penumpang kereta api keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun yang beruntung.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga berkesan bagi pelanggan yang merayakan Imlek,” kata Tohari.
Seiring tingginya antusiasme masyarakat dan potensi kepadatan lalu lintas menuju stasiun, KAI mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Penumpang juga disarankan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta, serta melakukan proses check-in secara mandiri melalui aplikasi Access by KAI untuk kemudahan perjalanan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar momen libur panjang dan silaturahmi menjelang ibadah puasa Ramadhan ini berjalan aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tutup Tohari. (rls/ali).
