MADIUN, madiunpunyakita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan signifikan jumlah pelanggan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 13–17 Mei 2026. Selama lima hari tersebut, total pelanggan yang dilayani di wilayah Daop 7 mencapai 74.502 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 35.654 pelanggan berangkat dan 38.848 pelanggan tiba di sejumlah stasiun yang berada di wilayah operasional Daop 7 Madiun.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tren positif terlihat dari meningkatnya volume keberangkatan penumpang sebesar 18,5 persen dibandingkan periode yang sama pada pekan sebelumnya, yakni 6–10 Mei 2026 yang tercatat sebanyak 30.089 pelanggan.
“Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, khususnya selama masa libur panjang,” ujar Tohari dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Dari seluruh stasiun di wilayah Daop 7, Stasiun Madiun menjadi titik dengan aktivitas penumpang tertinggi. Total pelanggan yang dilayani mencapai 27.524 orang, terdiri dari 13.365 pelanggan berangkat dan 14.159 pelanggan tiba.
Menurut Tohari, di tengah lonjakan jumlah penumpang, KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
“Kami memastikan keandalan sarana dan prasarana melalui inspeksi rutin secara berkala, pengawasan ekstra di titik-titik rawan, serta kesiagaan personel keamanan di stasiun maupun di atas KA berkolaborasi dengan TNI dan Polri,” katanya.
Ia menambahkan, komitmen “Zero Accident” terus diterapkan guna memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu.
Selain fokus pada aspek keselamatan, KAI Daop 7 juga terus mengembangkan layanan berbasis digital untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Salah satunya melalui penerapan Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Madiun yang memungkinkan pelanggan melakukan proses boarding tanpa perlu menunjukkan KTP maupun tiket cetak.
KAI juga mengoptimalkan aplikasi Access by KAI yang memudahkan pelanggan dalam pemesanan tiket, perubahan jadwal perjalanan, hingga pemesanan makanan melalui layanan RailFood.
Berbagai fasilitas penunjang di stasiun turut disiapkan untuk menunjang kenyamanan pelanggan, mulai dari ruang tunggu, area bermain anak, water station, hingga kebersihan toilet dan musala yang dijaga sesuai standar pelayanan KAI.
Tohari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan selama masa libur panjang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada KAI. Peningkatan volume pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga keselamatan perjalanan,” tutupnya. (rls/ali).
