MADIUN, madiunpunyakita.com – Perjalanan Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Madiun–Adi Soemarmo mengalami gangguan sarana pada Sabtu (8/8/2026).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas gangguan yang menyebabkan perjalanan KA BIAS dengan nomor perjalanan 577A terganggu.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, gangguan diketahui sekitar pukul 08.21 WIB setelah Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (PUSDALOPKA) menerima laporan dari awak sarana perkeretaapian (ASP) atau masinis.
Saat itu, KA BIAS 577A relasi Madiun–Solo mengalami gangguan mesin dan berhenti luar biasa (BLB) di Km 170+2 jalur hilir petak jalan Madiun–Magetan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, gangguan pada rangkaian tersebut disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem kontrol kelistrikan,” kata Tohari dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Gangguan tersebut berdampak terhadap sejumlah perjalanan kereta api lain yang melintas di jalur tersebut.
KA Bangunkarta 161 yang berangkat dari Madiun pukul 08.43 WIB mengalami keterlambatan 21 menit.
Kemudian KA Gaya Baru Malam Selatan 89 yang berangkat pukul 09.03 WIB terlambat 13 menit. KA Kahuripan 274 yang berangkat dari Magetan pukul 09.04 WIB terlambat 18 menit.
Sementara itu, KA Sancaka 81B yang berangkat dari Madiun pukul 09.31 WIB mengalami keterlambatan 28 menit dan KA Sri Tanjung 278 yang berangkat dari Magetan pukul 09.31 WIB terlambat delapan menit.
Penumpang dialihkan
KAI Daop 7 Madiun kemudian mengambil sejumlah langkah untuk menangani penumpang KA BIAS 577A yang terdampak pembatalan perjalanan.
Sebagian penumpang dialihkan menggunakan KA BIAS 573B yang diberangkatkan dari Stasiun Madiun pada pukul 11.35 WIB.
Selain itu, sebanyak 18 penumpang dipindahkan ke KA Sancaka. Sebagian penumpang lainnya memilih membatalkan perjalanan dan melakukan pengembalian tiket atau refund.
Tohari menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan tersebut.
“Kami atas nama KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA Plb 577A (BIAS) serta perjalanan KA lain yang terdampak,” ujar Tohari.
Menurut dia, petugas KAI langsung melakukan penanganan di lapangan dan memberikan solusi bagi penumpang, baik melalui pengalihan perjalanan maupun proses pengembalian tiket.
KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus meningkatkan keandalan sarana dan prasarana perkeretaapian untuk mencegah gangguan serupa kembali terjadi.
“Keselamatan dan kenyamanan perjalanan tetap menjadi prioritas kami,” kata Tohari. (rls/ali).
