MADIUN, madiunpunyakita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui program Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI untuk membantu masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar jalur kereta api dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, Rail Clinic merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
"Hari ini, Rail Clinic hadir di Stasiun Geneng untuk memberikan pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan dan keselamatan kepada masyarakat sekitar stasiun," ujar Tohari.
Menurut dia, Rail Clinic dirancang sebagai kereta kesehatan yang dapat menjangkau wilayah tertentu dengan memanfaatkan jalur kereta api.
Dalam kegiatan tersebut, KAI menyediakan sejumlah layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan gigi, kebidanan dan USG, pemeriksaan laboratorium, hingga pemeriksaan mata.
KAI juga memberikan 10 kacamata gratis bagi siswa sekolah serta tiga unit kursi roda untuk warga dari Desa Tepas, Desa Geneng, dan Desa Tambakromo.
Selain itu, masyarakat mendapatkan 60 paket sembako dari UPZ KAI dan 100 paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
KAI juga memberikan penyuluhan mengenai keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api kepada masyarakat.
Adapun jumlah kunjungan selama kegiatan Rail Clinic tercatat 112 orang pada poli umum, lima orang pada poli gigi, 15 orang menjalani pemeriksaan mata, lima orang mendapatkan layanan dokter spesialis kandungan (obgyn), dan 46 orang menjalani pemeriksaan laboratorium.
Pelayanan tersebut melibatkan dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis kandungan, bidan, analis kesehatan, apoteker, serta tenaga paramedis.
Tohari mengatakan, edukasi keselamatan perjalanan kereta api menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar jalur rel.
"Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah kerja Daop 7 Madiun, sehingga perjalanan kereta api senantiasa selamat, aman, dan membawa berkah bagi semua," kata Tohari. (rls/ali).
