MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengecek kondisi jalur dan kesiapan petugas di sepanjang lintas Kediri-Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (24/9/2026).
Pengecekan dilakukan menggunakan lori dresin dan dipimpin langsung Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama jajaran manajemen serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) wilayah Kediri dan Tulungagung.
Ali mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana perkeretaapian dalam kondisi andal sekaligus mengecek kesiapan petugas yang berada di lapangan.
"Cek lintas ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi jalur, prasarana, maupun kesiapan petugas di lapangan," ujar Ali dalam keterangan tertulis, Kamis.
Menurut dia, keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga kesiapan serta kedisiplinan petugas.
Dalam pengecekan tersebut, jajaran manajemen memantau kesiapsiagaan operator prasarana, termasuk Petugas Jaga Perlintasan (PJL), Pengawas Peron (PAP), dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang sedang bertugas.
KAI Daop 7 juga mengecek kondisi kesehatan petugas. Tim dari Klinik Mediska melakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah, kadar alkohol, hingga kadar oksigen dalam tubuh.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan petugas yang menjalankan tugas terkait keselamatan perjalanan kereta api berada dalam kondisi prima.
"Petugas di lapangan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Karena itu, selain memastikan keandalan sarana dan prasarana, kami juga perlu memastikan para petugas dalam kondisi sehat, siap, dan fokus dalam menjalankan tugasnya," kata Tohari.
Selain pengecekan, kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara jajaran manajemen dan petugas di lapangan. Kondisi yang ditemukan selama perjalanan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Setibanya di Stasiun Tulungagung, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan sharing session bersama KUPT wilayah Kediri dan Tulungagung. Dalam forum tersebut, jajaran KAI membahas kondisi lapangan, potensi risiko, serta langkah perbaikan untuk meningkatkan keandalan operasional.
Tohari mengatakan, KAI Daop 7 akan terus melakukan pengawasan, evaluasi, dan perbaikan terhadap sarana, prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia.
"Keselamatan bukan hanya sebuah prosedur, tetapi merupakan tanggung jawab yang harus dijaga bersama," ujarnya. (rls/ali).
