madiunpunyakita.com – Perekonomian Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada 2025 tumbuh 5,33 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,68 persen.
Data yang dirilis Badan Pusat Statistik Kabupaten Madiun menunjukkan kinerja ekonomi daerah terus membaik di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Madiun Wisma Eka Nurcahyanti menyampaikan, secara nominal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Madiun atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp 27,48 triliun.
"Dari sisi lapangan usaha, sektor jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi. Jasa Perusahaan tumbuh 8,47 persen, disusul Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,23 persen, serta Jasa Lainnya sebesar 8,21 persen," jelas Wisma Eka Nurcahyanti.
Meski sektor jasa menunjukkan pertumbuhan signifikan, struktur ekonomi Kabupaten Madiun masih didominasi sektor primer dan perdagangan. Tiga sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDRB adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 25,85 persen; Perdagangan Besar dan Eceran 17,79 persen; serta Industri Pengolahan 14,89 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 5,39 persen. Komponen ini mendominasi struktur PDRB dari sisi pengeluaran dengan kontribusi 73,52 persen, menandakan konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama aktivitas ekonomi daerah.
Jika dibandingkan dengan capaian tingkat provinsi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun sebesar 5,33 persen sejalan dengan rata-rata pertumbuhan Jawa Timur pada 2025 yang berada di angka sama.
"Secara umum, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur tercatat tumbuh positif sepanjang 2025. Pertumbuhan tertinggi di provinsi tersebut diraih Kabupaten Pacitan," ujarnya. (rls/ali).
