MADIUN, madiunpunyakita.com – Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 7 Madiun menghadirkan pelayanan spesial berupa kegiatan sapa pelanggan dan pembagian souvenir di sejumlah stasiun, khususnya di Stasiun Madiun, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempererat kedekatan emosional dengan pelanggan pada momen hari besar keagamaan dan kebudayaan.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan momentum Imlek menjadi kesempatan bagi KAI untuk berbagi kebahagiaan serta memperkuat nilai kebersamaan dalam pelayanan.
“Melalui kegiatan sapa pelanggan dan pembagian souvenir ini, kami ingin menghadirkan suasana hangat dan penuh sukacita di lingkungan stasiun. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api,” ujar Tohari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas KAI menyapa langsung pelanggan di ruang tunggu maupun area keberangkatan. Selain itu, souvenir bernuansa Imlek dibagikan sebagai simbol harapan baik di tahun yang baru.
Suasana stasiun juga dikemas lebih semarak dengan dekorasi khas Imlek yang mencerminkan semangat kebahagiaan, harapan, dan keberuntungan.
Menurut Tohari, interaksi langsung dan sentuhan sederhana seperti pemberian souvenir memiliki makna penting dalam membangun pengalaman perjalanan yang berkesan.
“KAI tidak hanya menghadirkan layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan penuh makna. Kami ingin pelanggan merasa dihargai dan diperhatikan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, KAI Daop 7 Madiun juga memaparkan perkembangan pemesanan tiket untuk periode libur panjang Imlek 13–17 Februari 2026.
Berdasarkan data hingga Sabtu (14/2/2026) siang, jumlah pemesanan tiket tercatat sebanyak 23.123 pelanggan, dengan jumlah kedatangan penumpang mencapai 24.216 orang. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung.
Khusus pada Jumat (13/2/2026), jumlah penumpang yang berangkat mencapai 7.933 orang atau meningkat 32 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang sekitar 6.000 pelanggan. Sementara itu, penumpang turun tercatat 9.489 orang atau 58 persen lebih tinggi dari rata-rata harian.
Data tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk perjalanan liburan maupun merayakan Tahun Baru Imlek.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik pada momentum perayaan hari besar Imlek maupun liburan. Harapan kami, kehadiran KAI dapat selalu menjadi bagian dari perjalanan bahagia masyarakat,” tutup Tohari. (rls/ali).
