MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan pemesanan tiket kereta api menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga Senin (9/2/2026), pemesanan tiket telah dibuka untuk keberangkatan hingga H+4 Lebaran atau Kamis (26/3/2026), yang diprediksi menjadi puncak arus balik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya volume penjualan tiket sejak awal masa pemesanan. Berdasarkan data per 9 Februari 2026, tiket yang terjual untuk periode keberangkatan H-10 Lebaran (11 Maret 2026) hingga H+4 Lebaran mencapai 32.211 tiket.
“Penjualan tiket masih akan terus bergerak karena masa pemesanan masih berlangsung. Kami melihat masyarakat kini cenderung merencanakan perjalanan mudik dan balik lebih awal agar mendapatkan jadwal yang sesuai,” kata Tohari dalam keterangannya.
Meski terjadi peningkatan signifikan, KAI Daop 7 Madiun memastikan tiket kereta api reguler masih tersedia pada sejumlah tanggal dan jadwal tertentu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap fleksibel dalam memilih tanggal keberangkatan.
“Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket di tanggal yang diinginkan, kami sarankan untuk mencoba tanggal alternatif. Fleksibilitas waktu menjadi kunci agar tetap bisa bepergian dengan kereta api,” ujar Tohari.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026, KAI juga tengah mempersiapkan pengoperasian kereta api tambahan. Saat ini, persiapan memasuki tahap pematangan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana.
“KAI sedang melakukan finalisasi pengecekan teknis dan operasional terhadap lokomotif maupun rangkaian kereta. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi andal dan laik operasi demi menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang,” jelas Tohari.
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga mengingatkan calon penumpang agar cermat saat melakukan pemesanan tiket. Ketelitian dalam pengisian data diri, kesiapan metode pembayaran, hingga kestabilan jaringan internet menjadi faktor penting agar proses pemesanan berjalan lancar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memantau aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya guna memperoleh informasi terbaru, termasuk pembukaan penjualan tiket kereta api tambahan,” kata Tohari.
Ia menegaskan KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
“Komitmen ini sejalan dengan semangat KAI, Semakin Melayani,” pungkasnya. (rls/ali).
