MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang peringatan Jumat Agung dan Paskah 2026. Hingga Minggu (5/4/2026), total sebanyak 79.242 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah dilayani.
Jumlah tersebut terdiri dari 41.074 pelanggan berangkat dan 38.168 pelanggan datang di wilayah Daop 7 Madiun. Lonjakan penumpang ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api, terutama karena momen libur panjang berdekatan dengan periode pasca-Lebaran.
Berdasarkan data final Unit Angkutan Penumpang per Senin (6/4/2026) pukul 09.00 WIB, Stasiun Madiun menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, yakni melayani 14.567 pelanggan. Disusul Stasiun Kediri sebanyak 4.675 pelanggan, Stasiun Blitar 3.618 pelanggan, Stasiun Tulungagung 3.462 pelanggan, dan Stasiun Jombang 3.232 pelanggan.
Sementara untuk kedatangan, Stasiun Madiun juga mencatat angka tertinggi dengan 13.235 pelanggan. Berikutnya Stasiun Kediri 5.775 pelanggan, Stasiun Jombang 3.751 pelanggan, Stasiun Blitar 3.235 pelanggan, dan Stasiun Tulungagung sebanyak 2.891 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas ini dipengaruhi pemanfaatan momen libur panjang oleh masyarakat.
“Long weekend ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi karena masih dalam momen Lebaran, sekaligus berkumpul bersama keluarga dan berwisata ke berbagai kota di wilayah Daop 7 Madiun,” ujar Tohari dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan KA Brantas tambahan pada periode 2 hingga 5 April 2026 guna meningkatkan kapasitas angkut.
KAI menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Penambahan perjalanan kereta api menjadi langkah strategis untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat serta memastikan kelancaran distribusi penumpang, baik di area stasiun maupun selama perjalanan.
KAI juga mengimbau calon pelanggan agar melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya guna memastikan kenyamanan perjalanan. (hms/ali).
