MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar KAI Mini Fair Schooliday di Stasiun Madiun pada 8–12 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan KAI Schooliday 2026 untuk mengisi masa libur sekolah dengan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan bagi anak-anak serta masyarakat.
Festival yang berlangsung selama lima hari tersebut menghadirkan bazar UMKM, lomba mewarnai bertema perkeretaapian, serta pertunjukan musik langsung yang dapat dinikmati pengunjung stasiun.
Pembukaan KAI Mini Fair Schooliday dilakukan secara simbolis oleh Deputy KAI Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, dengan prosesi pemotongan bunga melati.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan KAI Schooliday mengusung tema "Liburan Bermakna Bersama KAI" sebagai upaya menghadirkan pengalaman liburan yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari peningkatan pelayanan bagi pelanggan setia kami, khususnya pelanggan cilik. Melalui pengalaman langsung dan aktivitas yang menyenangkan, kami ingin menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap transportasi kereta api sejak dini," ujar Tohari.
Selain menghadirkan hiburan, KAI juga melibatkan UMKM binaan perusahaan dan pelaku usaha binaan Pemerintah Kota Madiun untuk mempromosikan produk lokal kepada masyarakat.
Menurut Tohari, penyelenggaraan Mini Fair Schooliday tidak hanya bertujuan menyemarakkan libur sekolah, tetapi juga mendukung pertumbuhan pelaku UMKM agar semakin produktif dan dikenal masyarakat luas.
"Kami mengajak masyarakat berbagi pengalaman selama liburan sekolah. Di sisi lain, kami ingin membantu UMKM binaan KAI maupun pemerintah daerah agar produknya semakin berkembang dan dikenal," katanya.
Dalam rangkaian acara, KAI Daop 7 Madiun juga menggelar edukasi keselamatan perkeretaapian yang diikuti siswa dari sejumlah sekolah di Kota Madiun. Para peserta tersebut sekaligus mengikuti lomba mewarnai yang menjadi salah satu agenda utama KAI Mini Fair Schooliday. (ali).
