Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, pameran yang berlangsung di Hall 3–3A tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Madiun untuk memperluas pemasaran produk lokal sekaligus memperkenalkan potensi investasi daerah.
Beragam produk unggulan UMKM Kabupaten Madiun dipamerkan, mulai dari produk kriya hingga makanan dan minuman seperti sambal pecel, brem, dan lempeng. Pemkab Madiun juga menonjolkan beras porang sebagai salah satu komoditas khas daerah.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, keikutsertaan dalam AOE 2026 diharapkan membuat produk Kabupaten Madiun semakin dikenal di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap produk-produk dari Kabupaten Madiun bisa dikenal oleh daerah-daerah lain. Khususnya beras porang. Ini produk yang khas dari Madiun,” ujar Hari Wur.
Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan para pelaku usaha dan perajin di Kabupaten Madiun. Dengan demikian, produk lokal diharapkan mampu memiliki daya saing lebih luas.
Selain mendorong pemasaran produk UMKM, Pemkab Madiun memanfaatkan ajang tersebut untuk membuka peluang investasi. Hari Wur mengatakan, Kabupaten Madiun memiliki posisi strategis karena dilalui jalan tol, memiliki dua exit tol, serta kawasan industri.
“Kami berharap investasi di Madiun semakin berkembang dan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun,” katanya.
Hari Wur menyebut sejumlah produk manufaktur seperti bola dan sepatu juga telah diproduksi di Kabupaten Madiun. Potensi tersebut dinilai dapat terus dikembangkan seiring meningkatnya peluang investasi di daerah.
Hari Wur juga mendorong para pelaku UMKM untuk terus telaten dan bersemangat mengembangkan usahanya. Ia berharap produk-produk unggulan Kabupaten Madiun tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas hingga seluruh Indonesia.
Pemkab Madiun juga menggandeng Paguyuban Masyarakat Kabupaten Madiun (PAGUMA) dan Pawitandirogo Jabodetabek untuk membantu mempromosikan produk daerah kepada masyarakat Madiun yang berada di perantauan.
Hari Wur mengajak warga asal Kabupaten Madiun di wilayah Jabodetabek untuk datang ke stan Kabupaten Madiun selama pelaksanaan AOE 2026. Selain mengenal potensi daerah, masyarakat juga dapat membeli langsung produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Madiun. (ali).
