TULUNGAGUNG, madiunpunyakita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mulai menata ulang kawasan area parkir Stasiun Tulungagung, Jawa Timur.
Penataan tersebut dimulai pada Rabu (12/8/2026), dengan tahap awal menyasar area sisi timur stasiun.
Dalam proses penataan, KAI membongkar 84 kios yang sebelumnya berdiri di kawasan tersebut. Area itu selanjutnya akan dialihfungsikan menjadi akses jalan yang lebih luas, area parkir yang lebih representatif, serta drop zone bagi penumpang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, penataan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
"Tujuan utama kami adalah mengubah wajah Stasiun Tulungagung menjadi lebih tertata, rapi, dan mudah diakses," ujar Tohari dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
Menurut dia, penataan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan, terutama di area naik dan turun penumpang.
Dengan demikian, arus kendaraan di sekitar stasiun diharapkan menjadi lebih lancar dan aman.
Terkait pembongkaran kios, Tohari mengatakan KAI telah berkoordinasi dengan 13 penyewa yang menempati lahan tersebut.
Bagi penyewa yang masa kontraknya masih berjalan, KAI memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami telah berkoordinasi dengan para pengontrak. Bagi kios yang masa kontraknya masih berjalan, KAI memberikan kompensasi sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Proses pembersihan lahan dilakukan menggunakan alat berat dan melibatkan para pengontrak. Sejumlah pengontrak turut membongkar kios mereka secara mandiri dan kooperatif.
KAI menargetkan penataan tahap awal dapat segera rampung sehingga pembangunan fasilitas pendukung di kawasan Stasiun Tulungagung dapat dimulai.
"Kami memohon dukungan masyarakat dan pelanggan setia KAI atas langkah penataan ini. KAI berharap Stasiun Tulungagung akan memberikan standar layanan yang jauh lebih baik bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya," kata Tohari. (rls/ali).
