Spektakuler! 5.000 Warga Bergerak Serentak, Madiun Menari Jadi Panggung Budaya


KOTA MADIUN, madiunpunyakita.com
— Ruang-ruang kota di Madiun, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026), seolah berubah menjadi panggung pertunjukan. Ribuan warga dari berbagai latar belakang bergerak dalam satu irama, mengikuti rangkaian gerakan tari yang dilakukan secara serentak.

Sekitar 5.000 warga ambil bagian dalam Madiun Menari 2026. Mereka tidak datang hanya untuk menyaksikan pertunjukan, tetapi ikut menjadi bagian dari pertunjukan itu sendiri.

Dengan mengusung tema “Satu Kota, Satu Gerak, Satu Irama”, Madiun Menari menghadirkan gambaran tentang bagaimana sebuah kegiatan budaya dapat mempertemukan masyarakat dalam satu ruang dan semangat yang sama.

Di tengah kerumunan itu, gerakan tari menjadi bahasa bersama. Tidak ada batas antara penampil dan penonton. Masyarakat dari berbagai elemen bergerak bersama, menjadikan ruang kota sebagai panggung budaya.

Madiun Menari 2026 pun tidak sekadar diarahkan sebagai pertunjukan seni. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenalkan, mencintai, sekaligus menjaga keberadaan budaya lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, Madiun Menari merupakan kegiatan yang lahir dari inisiatif masyarakat, bukan agenda Pemerintah Kota Madiun.

“Ini bukan kegiatan Pemkot. Ini kegiatan masyarakat, semua inisiasi masyarakat. Hari ini 5.000 lebih masyarakat Kota Madiun bergerak untuk membangun kota ini jadi salah satu kota budaya,” ujar Bagus Panuntun.


Menurut Bagus Panuntun, pemerintah kota dalam kegiatan tersebut lebih banyak mengambil peran sebagai fasilitator. Pemerintah, kata dia, akan terus membuka ruang agar berbagai kegiatan yang digagas masyarakat dapat tumbuh dan berkembang.

Ke depan, fasilitasi itu juga akan diarahkan pada kegiatan seni dan budaya, termasuk seni tari.

“Sehingga hari ini kita membuktikan masyarakat Kota Madiun semuanya bersatu menjaga dan membangun Kota Madiun,” katanya.

Salah satu kesenian yang tampil dalam Madiun Menari adalah Tari Beksan Parisuko, karya seniman Kota Madiun. Tarian tersebut tidak hanya mengandalkan gerak dan keindahan visual, tetapi membawa pesan tentang kehidupan.

Tari Beksan Parisuko menggambarkan keindahan, kesuburan, rasa syukur kepada Sang Pencipta, kehalusan budi pekerti, kesopanan, serta keselarasan kehidupan manusia dengan alam.

Pesan tersebut terasa semakin kuat ketika ribuan warga turut bergerak. Seni yang biasanya tampil di atas panggung pertunjukan dibawa lebih dekat ke masyarakat dan menjadi pengalaman bersama.

Bagi Bagus Panuntun, tingginya partisipasi warga menjadi salah satu hal penting dalam Madiun Menari. Keterlibatan ribuan orang menunjukkan adanya keinginan masyarakat untuk ikut berkontribusi terhadap kotanya melalui kegiatan kreatif dan budaya.

“Saya senang, berarti kegiatan hari ini yang diinisiasi masyarakat ini semuanya ingin ikut terlibat. Harapan besarnya, saya ingin inisiasi-inisiasi kegiatan itu berasal dari masyarakat,” ujarnya.

Keramaian Madiun Menari juga membawa dampak lain. Ketika ribuan orang berkumpul, aktivitas di sekitar lokasi ikut bergerak. Pedagang dan pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk menawarkan dagangan kepada masyarakat yang datang.

Bagus Panuntun berharap geliat ekonomi tersebut menjadi bagian dari manfaat yang dirasakan warga.

“Besar banget. Besar sekali. Jadi yang jualan di sana insyaallah bukan bakule payu, dagangane payu,” katanya.

Madiun Menari sekaligus menjadi penanda dimulainya Spectra Night, sebuah ruang terbuka yang direncanakan berlangsung secara rutin setiap bulan. Ruang tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat dan komunitas untuk menjalankan berbagai kegiatan yang positif, kreatif, dan edukatif.

Dengan demikian, kegiatan budaya di Kota Madiun tidak berhenti pada satu acara. Ruang publik diharapkan dapat terus digunakan sebagai tempat bertemunya komunitas, seniman, keluarga, pelaku usaha, dan masyarakat.

Adapun kemungkinan Madiun Menari dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) tidak menjadi tujuan utama pemerintah. Bagi Bagus Panuntun, capaian yang lebih penting justru terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Ini yang punya masyarakat, bukan Pemerintah Kota Madiun. Saya lebih mengapresiasi bagaimana gerak masyarakat Kota Madiun untuk mencintai kotanya. Kalau penghargaan, gampang,” tuturnya.

Harapannya, semangat yang terlihat dalam Madiun Menari tidak berhenti ketika gerakan terakhir selesai dan kerumunan mulai meninggalkan lokasi. Gerakan tersebut diharapkan menjadi awal bagi tumbuhnya ekosistem budaya yang melibatkan sekolah, sanggar seni, komunitas, keluarga, dan berbagai ruang kreatif lainnya.

Sebab, pelestarian budaya tidak selalu harus dimulai dari panggung besar. Ia dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana ketika masyarakat diberi kesempatan untuk terlibat dan merasa memiliki.

Pada Sabtu itu, sekitar 5.000 warga telah menunjukkan satu hal: budaya bukan hanya sesuatu yang ditonton, tetapi juga sesuatu yang dapat dijalani bersama. Di tengah gerakan yang serempak, Madiun Menari menjadikan kota bukan sekadar latar, melainkan bagian dari cerita tentang masyarakat yang ingin menjaga identitas kotanya. (ali).

👁️‍🗨️

Nama

ADVERTORIAL,6,ASAL,1,ASAL TAHU,56,DESA WISATA,14,E'KABAR MADIUN,2,EKBI,1,EKBIS,166,IKLAN,6,KABAR MADIUN,193,KABAR MADIUN RAYA,275,KABAR MAGETAN,6,KABAR NGAWI,2,KABAR PONOROGO,4,PARIWISATA,30,PERISTIWA,66,POLITIK,3,WISATA KOTA,3,WISATA KULINER,5,
ltr
item
Madiun Punya Kita: Spektakuler! 5.000 Warga Bergerak Serentak, Madiun Menari Jadi Panggung Budaya
Spektakuler! 5.000 Warga Bergerak Serentak, Madiun Menari Jadi Panggung Budaya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi__p3vE2oHP4wRpfOuyBnFyhGh6hmrkTwqZxIUHyhz6-q1jEcHU7exib-xVs7NwMG_Mpjh-br4DjADlNWrzX6wq8LyR0XveGiyS46MBa0F7RasZ1xHT8YsJINAu3rGCizU3WVrCXoQ03sgGh48BzIUjLKOEkpODdqIQhmqUSAtKjcMcQgBJwOXkSrByPs/w640-h426/1001690797.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi__p3vE2oHP4wRpfOuyBnFyhGh6hmrkTwqZxIUHyhz6-q1jEcHU7exib-xVs7NwMG_Mpjh-br4DjADlNWrzX6wq8LyR0XveGiyS46MBa0F7RasZ1xHT8YsJINAu3rGCizU3WVrCXoQ03sgGh48BzIUjLKOEkpODdqIQhmqUSAtKjcMcQgBJwOXkSrByPs/s72-w640-c-h426/1001690797.jpg
Madiun Punya Kita
https://www.madiunpunyakita.com/2026/08/spektakuler-5000-warga-bergerak.html
https://www.madiunpunyakita.com/
https://www.madiunpunyakita.com/
https://www.madiunpunyakita.com/2026/08/spektakuler-5000-warga-bergerak.html
true
6059392875326629167
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy