MADIUN, madiunpunyakita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan duka cita atas peristiwa tertempernya seseorang oleh KA 251B (Jayakarta) di JPL 121 Km 151+1/9, petak jalan Caruban–Babadan, Kabupaten Madiun, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.52 WIB.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan kejadian bermula saat rangkaian KA 251B melintas di lokasi. Berdasarkan laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), terdapat seseorang berada di jalur rel ketika kereta melaju.
“Masinis telah membunyikan semboyan sesuai prosedur. Namun, jarak yang sudah terlalu dekat membuat insiden tidak dapat dihindari,” ujar Tohari.
Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi. Peristiwa ini terindikasi sebagai tindakan bunuh diri, meski penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan aparat kepolisian.
Usai menerima laporan, petugas KAI melakukan koordinasi dengan unit pengamanan di wilayah Madiun dan Caruban. KA 251B sempat dihentikan di Stasiun Babadan untuk pemeriksaan rangkaian guna memastikan aspek keselamatan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Tim INAVIS Polres Kabupaten Madiun tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Caruban.
Insiden ini menyebabkan perjalanan KA 251B (Jayakarta) mengalami keterlambatan akibat proses pemeriksaan dan penanganan di lokasi.
KAI menegaskan kembali bahwa jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian. Aktivitas di sekitar maupun di atas rel sangat berisiko terhadap keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api dalam kondisi apa pun. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” kata Tohari.
KAI juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. Masyarakat yang mengetahui adanya anggota keluarga atau warga dengan tekanan psikologis berat disarankan segera mengarahkan untuk mendapatkan pendampingan melalui layanan kesehatan terdekat. (rls/ali).
