![]() |
| Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti (pukul gong) membuka Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Minggu (9/8/2026). |
MADIUN, madiunpunyakita.com – Partai Golkar mulai memanaskan mesin politik di Kabupaten Madiun menjelang pemilu mendatang. Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan Pimpinan Kecamatan (PK) periode 2026-2031, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti meminta seluruh kader memperkuat konsolidasi dan menargetkan kenaikan perolehan kursi DPRD Kabupaten Madiun.
Pelantikan PK Partai Golkar se-Kabupaten Madiun tersebut digelar pada Minggu (9/8/2026), sebelum dilanjutkan dengan Rakerda yang membahas sejumlah agenda dan strategi organisasi menghadapi pemilu.
Ali Mufti mengatakan target perolehan kursi harus menjadi keputusan organisasi yang disepakati melalui Rakerda. Menurut dia, target tersebut kemudian perlu dikawal secara bersama-sama oleh seluruh jajaran partai.
"Pastikan langkah organisasi kita tetap linier. Jadi pastikan dalam Pileg ada kenaikan perolehan kursi, ini harus disepakati. Buat keputusan Rakerda," kata Ali Mufti dalam sambutannya.
Selain DPRD Kabupaten Madiun, Ali Mufti juga mendorong peningkatan perolehan kursi Golkar di DPRD Jawa Timur maupun DPR RI.
Ia meminta kader tidak hanya bekerja untuk kepentingan calon legislatif di satu tingkatan, tetapi mengawal perolehan suara partai secara berjenjang.
Ali Mufti menekankan pentingnya strategi kampanye yang mengarahkan pemilih untuk memberikan dukungan kepada calon legislatif Golkar di semua tingkatan. Mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur hingga DPRD kabupaten/kota.
Menurutnya, pengalaman pemilu sebelumnya menunjukkan masih terdapat pola dukungan yang hanya terkonsentrasi pada calon legislatif tertentu.
"Kalau nyoblos DPRD provinsi, ya nyoblos provinsi, ya nyoblos Kabupaten Madiun. Yang DPR RI juga harus dikawal," ujarnya.
Ia meminta jajaran pengurus mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan menjadikan strategi tersebut sebagai bagian dari konsolidasi pemenangan.
Ali Mufti juga menyebut pola serupa akan diterapkan di daerah lain di Jawa Timur. Untuk memperkuat pendekatan kepada generasi muda, Golkar Jawa Timur menyiapkan sejumlah agenda sepanjang 2026.
Salah satunya turnamen mini soccer yang akan digelar di 11 zona di Jawa Timur.
Menurut Ali Mufti, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana partai untuk mendekati kalangan muda sekaligus memperkuat eksistensi kader di tengah masyarakat.
Golkar juga menyiapkan lomba marching band bagi pelajar SMA serta pendidikan dan pelatihan bagi anak muda yang digagas Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
"Ini semua bagian dari upaya kita untuk membawa Partai Golkar di Jawa Timur pada posisi yang sangat luar biasa," katanya.
Ia optimistis berbagai kegiatan tersebut dapat memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan perolehan kursi Golkar di Jawa Timur pada pemilu mendatang.
Dalam Rakerda tersebut, Ali Mufti juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi kepengurusan partai, khususnya sinkronisasi Surat Keputusan (SK) kepengurusan dengan data dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Hal itu disampaikan setelah sebelumnya ditemukan adanya perbedaan antara SK kepengurusan partai dan data yang tercatat dalam Sipol.
"Kita minta SK itu, SK PK, disahkan di Madiun Raya. Nanti bagian keanggotaan akan melakukan review dan pengkajian terhadap SK PK itu, sehingga rilis dengan KPU," ujarnya.
Ali Mufti berharap persoalan administrasi tersebut tidak kembali terjadi sehingga struktur kepengurusan Golkar dapat tercatat secara sesuai dalam sistem yang digunakan untuk tahapan pemilu.
Di akhir sambutannya, Ali Mufti mengucapkan selamat kepada para Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PK Partai Golkar yang telah dilantik.
Ia meminta para pengurus segera bekerja setelah dikukuhkan dan tidak menjadikan pelantikan sebatas kegiatan seremonial.
"Pak Bupati bilang pelantikan bekerja, bukan pelantikan tidur. Itu yang harus kita dengarkan dan kita resapi," kata Ali. (ali).
