![]() |
| Bupati Madiun Hari Wuryanto |
MADIUN, madiunpunyakita.com — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk mendukung perjuangan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendapatkan pengakuan dan status yang setara. Salah satunya melalui peningkatan insentif serta program beasiswa bagi guru yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik.
Hal itu disampaikan Hari Wuryanto saat menghadiri peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan bertema "Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD" tersebut diikuti sekitar 1.038 peserta. Mereka terdiri dari 850 guru PAUD Kabupaten Madiun, 38 pengurus wilayah, serta 150 perwakilan HIMPAUDI kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Hari Wur mengatakan perjalanan 21 tahun HIMPAUDI menjadi bukti panjangnya pengabdian para pendidik PAUD dalam membangun fondasi pendidikan anak. Menurut dia, keikhlasan guru dalam mendidik akan menjadi bagian penting dalam membentuk masa depan anak-anak.
"21 tahun perjalanan HIMPAUDI merupakan perjalanan yang panjang dan penuh dengan pengabdian. Selama lebih dari dua dekade, para guru PAUD telah berperan penting dalam meletakkan fondasi pendidikan," ujarnya.
![]() | |
| Ratusan guru PAUD hadir dalam peringatan HUT HIMPAUDI ke 21 di Halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Sabtu (5/9/2026). -------------------------------------- |
"Makanya kita berupaya ke depan ini luar biasa. PAUD sudah diakui untuk satu tahun. Mudah-mudahan ke depannya lebih dari ini, karena memang butuh proses supaya kita juga secara administrasi terlindungi," kata Hari Wur.
Di tingkat daerah, Pemkab Madiun, kata Hari Wur, terus memberikan dukungan melalui insentif bagi guru PAUD. Besaran bantuan tersebut memang belum sepenuhnya memenuhi harapan, tetapi pemerintah daerah berupaya meningkatkannya secara bertahap setiap tahun.
"Kami selalu supporting dengan teman-teman guru, termasuk insentif. Meskipun tidak seperti yang diharapkan, tapi selalu kita tingkatkan setiap tahun," ujarnya.
Selain insentif, Pemkab Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga mendorong peningkatan kualifikasi guru melalui program beasiswa dan kerja sama dengan perguruan tinggi. Guru yang masih berijazah SMA didorong melanjutkan pendidikan hingga jenjang D4 atau S1.
Ketua PP HIMPAUDI Betti Nuraini mengatakan persoalan kesejahteraan masih menjadi tantangan besar bagi guru PAUD nonformal. Berdasarkan data HIMPAUDI, sekitar 70 persen dari 220.000 guru PAUD nonformal di Indonesia memiliki rata-rata penghasilan sekitar Rp250.000 per bulan, bahkan sebagian hanya menerima Rp50.000-Rp200.000 atau tidak menerima honor.
Sementara itu, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur Galih Waskito menegaskan tiga agenda utama yang terus diperjuangkan, yakni kesetaraan status, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan dan jaminan kerja bagi pendidik PAUD. Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Madiun dan mengajak HIMPAUDI di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI tersebut juga diisi Tari Masal Laskar HIMPAUDI yang melibatkan 850 guru PAUD, pemotongan kue ulang tahun, pelepasan balon, penyerahan hadiah, serta workshop pembuatan boneka jari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan organisasi dan silaturahmi PP, PW, dan PD HIMPAUDI se-Jawa Timur. (ali).

