MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah perjalanan dan kapasitas angkutan penumpang menuju Jakarta untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.
Penambahan layanan tersebut dilakukan melalui pengoperasian tiga kereta api tambahan serta peningkatan kapasitas pada sejumlah kereta api reguler.
Salah satu kereta api tambahan yang melintasi wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun yakni KA Gajayana Tambahan dengan relasi Malang-Gambir. Kereta ini melayani penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah Jawa Timur menuju Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, penyesuaian perjalanan dilakukan berdasarkan pemantauan terhadap kebutuhan masyarakat serta kondisi operasional di lapangan.
“KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,” ujar Tohari.
Untuk perjalanan tambahan relasi Malang-Gambir, kereta berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB. Kereta kemudian tiba di Stasiun Blitar pukul 21.49 WIB dan berangkat kembali pukul 21.51 WIB.
Selanjutnya, KA tambahan tersebut tiba di Stasiun Kediri pukul 22.47 WIB dan berangkat pukul 22.50 WIB. Kereta kemudian tiba di Stasiun Madiun pukul 00.24 WIB dan berangkat kembali pukul 00.29 WIB.
KAI menyebut penyesuaian layanan ini juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan menghadapi peningkatan kebutuhan angkutan penumpang di tengah kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau.
KAI terus berkoordinasi dan memantau perkembangan situasi untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung aman dan terkendali.
Tohari mengimbau calon penumpang mempersiapkan perjalanan dengan baik dan mengecek informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal informasi resmi lainnya.
Dalam kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, pelanggan juga diimbau menjaga kesehatan selama perjalanan. Penggunaan masker disarankan apabila diperlukan, khususnya bagi penumpang yang sensitif terhadap paparan abu vulkanik atau kualitas udara di wilayah terdampak.
“KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Tohari. (rls/ali).
