![]() |
| Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun, dr. Purnomo Hadi |
MADIUN, madiunpunyakita.com — Ribuan warga menghadiri acara PKB Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026) malam.
Kegiatan yang digelar DPC PKB Kabupaten Madiun tersebut berlangsung mulai pukul 19.30 WIB atau setelah shalat Isya. Acara terbuka untuk masyarakat umum dan menghadirkan Cak Fandi serta Gus Ulil.
Suasana semakin meriah karena acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, jajaran organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat, Fatayat, Ansor, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, serta anggota DPRD Kabupaten Madiun dari sejumlah partai politik.
Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun yang juga Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
"Alhamdulillah, kita semua diparingi kesehatan. Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen, dari partai politik, PCNU, Muslimat, hingga Fatayat. Semuanya bersatu untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Madiun," ujar Dokter Pur, panggilan akrab Wabup Madiun.
Antusiasme jemaah meningkat ketika penceramah Cak Fandi tampil di atas panggung. Kehadiran Gus Ulil juga mendapat sambutan hangat, khususnya dari jemaah perempuan dan anggota Fatayat.
Bupati Madiun Hari Wuryanto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan. Menurut dia, kebersamaan menjadi modal penting untuk menciptakan Kabupaten Madiun yang aman, tenteram, dan maju.
Hari Wur juga mengajak masyarakat mendoakan pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Madiun agar mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal.
"Semoga kita semua diberikan keselamatan di dunia dan akhirat," kata Hari Wur dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Madiun.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerukunan perlu terus dijaga meski masyarakat memiliki latar belakang organisasi maupun pilihan politik yang berbeda.
Acara kemudian dilanjutkan dengan bersholawat bersama, pesan-pesan keagamaan, serta pembagian berbagai doorprize untuk jemaah. Sejumlah hadiah yang disiapkan panitia antara lain sepeda motor listrik, kulkas, mesin cuci, dan televisi LED.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban hingga acara berakhir. (ali).

