MADIUN, madiunpunyakita.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Madiun terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan memperkuat jaringan AgenBRILink hingga menjangkau berbagai wilayah pedesaan dan pelosok di Madiun serta sekitarnya.
Hingga Mei 2026, sebanyak 850 AgenBRILink aktif telah tersebar di wilayah kerja BRI Branch Office Madiun. Keberadaan agen tersebut menjadi ujung tombak layanan perbankan yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor bank.
Branch Office Head BRI BO Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, mengatakan AgenBRILink merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
"AgenBRILink merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Melalui AgenBRILink, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan secara lebih mudah, cepat, aman, dan dekat dengan tempat tinggalnya tanpa harus datang ke kantor bank," ujar Rizky, Jumat (29/5/2026).
Menurut dia, keberadaan AgenBRILink juga mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.
Melalui AgenBRILink, warga dapat mengakses berbagai layanan perbankan, mulai dari tarik tunai, setor tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, pembayaran BRIVA, pembelian pulsa, token listrik, hingga berbagai transaksi digital lainnya.
Selain memudahkan masyarakat, program tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi agen. Mereka memperoleh tambahan pendapatan dari setiap transaksi yang dilakukan pelanggan.
Salah satu agen yang merasakan manfaat tersebut adalah Nuraini Fuaddah, pemilik AgenBRILink di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Agen dengan klasifikasi Juragan itu berhasil mencatatkan volume transaksi mencapai Rp 18,5 miliar hingga Mei 2026.
Tak hanya itu, usaha yang dijalankan Nuraini juga memperoleh tambahan pendapatan dari fee based income sekitar Rp 12 juta per tahun.
"Sejak menjadi AgenBRILink, masyarakat sekitar menjadi lebih mudah melakukan transaksi perbankan tanpa harus pergi jauh ke kantor bank atau ATM. Selain membantu warga, usaha kami juga semakin ramai karena banyak masyarakat yang datang untuk bertransaksi," kata Nuraini.
Rizky menambahkan, AgenBRILink menjadi contoh sinergi antara BRI dan pelaku UMKM dalam menciptakan layanan keuangan yang inklusif sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
"Melalui AgenBRILink, BRI tidak hanya menghadirkan kemudahan layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI untuk terus memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional," ujarnya.
Ke depan, BRI Branch Office Madiun berkomitmen memperluas jaringan AgenBRILink serta meningkatkan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung program inklusi keuangan nasional sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan.
Dengan semakin luasnya jaringan AgenBRILink, BRI optimistis layanan keuangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga tingkat desa, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di berbagai daerah. (rls/ali).
